my life… simple is complicated

hidup (ditulis 28 januari 2011); saya lupa pernah menulisnya…

Soal badai hidup tak usahlah aku bicara, kau sudah melewatinya jauh sebelum aku bisa merasa ada hujan dalam hidup… Tapi aku pernah meyaksikan kau dengan gagah menerjang badai, aku pernah mencontohnya, namun terhempas. Dan kau telah jauh didepan.. Sekarang kau mulai melambat, kegagahanmu surut, kau berhenti menerjang ombak kecil.. Dan terus meratap diatas keberhasilan masa lalu..Rasa sakit itu telah menekan ragamu tapi setauku kau terbiasa dengan rasa sakit hebat, kau hanya kehilangan semangat dan harapan, kau sungguh tampak usang untuk orang seumurmu, kau pernah berkata padaku :”hidupmu seperti lembaran uang kertas,walau lusuh tetap berharga”. Sekarang kau malah menjadi lusuh dan kecewa. Dulu kau bilang:”kau harus tinggal di dunia dalam berita, beritakanlah apa yang perlu dunia tau”. Sekarang kau malah memilih tinggal di dunia dalam derita.. Mana senyum dan tawa, mana semangat dan juang yang membawamu bertahan hidup sampai saat ini…Aku tak ingin menghiburmu, aku disini tuk menemanimu, mencoba merasakan apa yang kau rasa.. Dan belajar tentang seberapa kuat kepahitan hidup melandamu jatuh seperti ini, terkulai layu.. Sayu.. Senyum terpaksa itu, seakan kau bukan kau.. Kau masih berusaha menghibur seperti biasanya, dan kau tau? Kami tak terhibur.. Malah semakin larut dalam syahdunya hari-hari dingin.. Soal cinta… Tak perluhlah kucerita, kau dan aku pernah bepetualang didalamnya.. Kitah pernah jatuh dan pernah terjatuh dalam bercinta.. Aku pernah begitu banyak menimba ilmu dari pengalamanmu, sekali-kali pernah menjalankannya namun tak berujung manis sepertimu.. Ya semua berjalan seperti seharusnya sampai kupunya sejarah perjalanan hidup sendiri, kau pernah bilang:”masa-masa ini akan menjadi sejarah”.tapi kau tau sendiri aku tidak terlalu baik dalam pelajaran sejarah… Dan sekarang, tatkala semua telah menjadi sejarah, kaupun berniat memasukannya dalam museum dan berhenti mencetak sejarah.. Kau masih punya harapan kawan… Kau masih punya semangat.. Hanya kau membuangnya dan memungut khawatir-demi khawatir dan memenuhi kantong hidupmu dengan kekecewaan dan mengasihani diri sendiri… Bahkan meminta matipun telah menjadi sia-sia menurutmu… kita masih punya waktu kawan…kita masih punya waktu untuk merampas apa yang telah dicuri dari kita.. Kita masih punya kemampuan melepaskan semua yang telah kita jarah… Dan masih punya mimpi untuk melepas semua yang pernah kita ikat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s