my life… simple is complicated

Tuhan Menggunakan “kesulitan” untuk membangun iman

1 Petrus 1:6-7 “Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.”
__________________________________________

Dalam rangka membangun iman Anda, Allah akan memberi Anda mimpi, lalu Dia akan mendorong Anda untuk membuat keputusan, tetapi Dia akan membiarkan penundaan, karena dalam penundaan itu, Dia mempersiapkan Anda untuk hal besar yang akan datang.

Kebenarannya adalah Anda akan mengalami kesulitan dalam masa penundaan ini bukan karena Dia tidak peduli tentang Anda atau Dia melupakan keadaan Anda, melainkan, itu adalah salah satu cara Tuhan mendorong Anda untuk memiliki iman yang mendalam.

Saat penundaan dari Allah, Anda akan menghadapi dua jenis kesulitan: kondisi dan kritikus.
Ini adalah bagian alami dari kehidupan.
Allah merancangnya seperti ini karena Dia tahu kita bertumbuh semakin kuat ketika menghadapi kesulitan dan oposisi.

Ketika Musa memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir ke padang gurun menuju Tanah Perjanjian, dia harus menghadapi masalah demi masalah.
Pertama tidak ada air.
Lalu tidak ada makanan.
Lalu ada sekelompok pengeluh.
Lalu ada ular berbisa.
Musa melakukan apa yang Tuhan inginkan untuk dia lakukan, tapi dia masih punya masalah.

Daud diangkat menjadi raja, dan kemudian untuk beberapa tahun berikutnya dia diburu oleh Saul.

Yusuf bermimpi menjadi penguasa, namun dia dijual sebagai budak dan dijebloskan ke penjara atas tuduhan palsu dimana dia merana dan terlupakan.

Bayangkan kesulitan yang dialami Nuh dalam membangun kebun binatang yang mengambang di air!

Alkitab mengatakan bahwa ketika Musa meninggal, Yosua ditunjuk sebagai pemimpin baru.
Musa memimpin orang-orang di padang gurun dan kemudian Yosua memimpin mereka ke Tanah Perjanjian.
Apakah Yosua mendapatkan bagian yang mudah?
Alkitab mengatakan bahwa ketika orang Israel memasuki Tanah Perjanjian, ada raksasa di tempat itu.
Bahkan di Tanah Perjanjian juga ada masalah!

Allah melakukan ini karena Dia sedang membangun iman dan karakter kita.
Ketika kita akhirnya tiba ke tempat dimana kesulitan menjadi begitu buruk, dimana kita telah mencapai batas kita, dimana kita sudah mencoba segalanya dan kelelahan, maka tiba saatnya Allah memulai sebuah karya besar melalui hidup kita.
__________________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 11-12; Lukas 6:1-26
__________________________________________

Tuhan mengijinkan kesulitan terjadi untuk membentuk iman dan karakter kita, sehingga kita mampu dipakai untuk melakukan hal-hal yang besar.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s