my life… simple is complicated

korban pujian

Mazmur 63:3-4 “Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.”
__________________________________________

Seorang Pendeta yang melayani di rumah sakit menyimpan catatan dari sekitar 2.000 pasien yang sedang dalam kondisi sekarat dan kemudian menunjukkan tanda-tanda pertobatan.
Tetapi dia mencatat bahwa dari mereka yang berhasil sembuh dan kembali memiliki kesehatannya seperti semula, hanya dua orang menunjukkan perubahan yang nyata dalam kehidupan rohani mereka setelah kesembuhan mereka.
Dengan kata lain, ketika orang mengira mereka akan mati mereka mengingat Tuhan, tetapi ketika mereka telah sembuh mereka lupa tentang Dia.

Mungkin Anda memiliki krisis baru-baru ini, dan hal itu menguras perhatian Anda.
Ingatlah untuk berseru kepada Tuhan.
Ingatlah untuk menaruh kepercayaan Anda kepada-Nya.
Terlalu sering kita meminta Tuhan untuk membantu, tapi kita tidak memberi apapun pada-Nya sebagai balasan.
Apa yang akan Anda pikirkan mengenai seseorang yang selalu meminta bantuan dan berkat, tetapi tidak pernah mengambil waktu untuk berterima kasih kepada yang memberi?

Tidak sulit untuk bersyukur ketika dalam hidup semuanya berjalan lancar.
Tetapi kita juga bisa bersyukur ketika ada yang tidak berjalan dengan baik.
Mazmur 63, salah satu mazmur favorit saya, ditulis pada saat Daud berada dalam pengasingan di padang gurun, melarikan diri dari anaknya, Absalom, yang ingin mengambil alih tahtanya.
Daud sudah menjadi pria yang cukup tua pada saat dia harus menghadapi tantangan itu.
Namun di tengah-tengah penderitaannya dan rasa sakitnya, Daud menulis, “Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.” (ayat 3-4)

Pujian dan penyembahan dapat menjadi sebuah pengorbanan, ketika kita melakukannya disaat kita sebenarnya tidak ingin melakukannya.
Kita mungkin tidak ingin memuji dan menyembah karena kita sedang mengalami depresi atau karena hal-hal yang sedang tidak berjalan dengan baik.
Tetapi Alkitab tidak mengatakan kita harus bersyukur kepada Tuhan karena kita merasa baik.
Alkitab mengatakan, “Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!” (Mazmur 107:1)
Kita membutuhkan perubahan perspektif jika kita mau memberikan korban pujian kepada Tuhan.
__________________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 1-2; Lukas 19:28-48
__________________________________________

Dalam segala keadaan, tetaplah menaikkan pujian dan penyembahan yang terbaik untuk Tuhan karena Dia selalu baik setiap waktu.

(Diterjemahkan dari Daily Devotion by Greg Laurie)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s