my life… simple is complicated

godaan berputus asa…

Bacaan Hari ini :
Galatia 6:9 “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.”
__________________________________________

Dalam perjalanan Anda menuju kemenangan, selalu ada saatnya ketika Anda tergoda untuk berkecil hati dan menyerah.
Anda tidak akan merasa seperti ini ketika Anda pertama kali mulai.

Hal itu selalu terjadi ketika Anda lelah atau ketika Anda sudah berjuang lama, biasanya tepat sebelum terjadinya sebuah terobosan bagi Anda.
Hal itu adalah saat ketika Anda berada dalam kondisi paling rentan.

Rasul Paulus berkata dalam Galatia 6:9, “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.”
Dengan kata lain, jika Anda tidak menyerah, jika Anda tetap bertekad untuk mengusir kelelahan, jika Anda mengenakan sikap baru dengan mengetahui bahwa Tuhan masih tetap memegang kendali dan Anda berkata, “Saya sudah berjalan terlalu jauh untuk berhenti sekarang,” maka Anda akan melihat janji Tuhan digenapi dalam hidup Anda.
Daripada mengeluh tentang berapa lama pertempuran, kita harus berkata, “Ini juga akan berlalu. Saya tahu ini tidak permanen. Ini hanya sementara. Saya tidak akan tetap berada disini. Saya bergerak maju.”

Ketika kita melihat dalam Alkitab pada kisah orang Israel dan Tanah Perjanjian, kita melihat bahwa mereka dekat dengan kemenangan mereka.
Bahkan, secara harfiah mereka berada tepat di sebelah Tanah Perjanjian mereka.
Tuhan sudah berkata bahwa Dia akan memberikannya kepada mereka.
Yang harus mereka lakukan adalah pergi dan berjuang untuk itu.
Tapi masalahnya adalah bahwa mereka membiarkan kelelahan untuk mengambil alih.
Mereka telah melalui padang gurun, mengatasi rintangan, dan mengalahkan semua jenis musuh.
Sekarang mereka lelah.
Musa mencoba untuk mendorong mereka, tetapi kelelahan mereka sudah berubah menjadi keputusasaan.
Ketika Anda putus asa, Anda melihat masalah bukan kesempatan.
Anda berbicara tentang sebagaimana adanya sekarang, bukannya berbicara tentang bagaimana caranya agar hal itu bisa berubah.
Mereka mulai mengeluh, “Musa, kami tidak dapat merebut Tanah Perjanjian, orang-orang yang disitu terlalu besar. Kami tidak punya kesempatan.. Kami tidak akan pernah mengalahkan mereka.”
Mereka membuat keputusan permanen berdasarkan perasaan sementara.

Jika Anda membiarkan diri Anda untuk menjadi lemah, kehilangan gairah dan semangat Anda, Anda juga akan tergoda untuk membuat keputusan berdasarkan bagaimana perasaan Anda saat itu bukan berdasarkan apa yang Anda ketahui.
Ketika Anda merasa keletihan mulai datang, saat itulah Anda perlu mulai berbicara kepada diri sendiri dan berkata, “Tuhan, Engkau berkata bahwa Engkau telah mempersenjatai saya dengan kekuatan untuk setiap pertempuran. Engkau berkata saya bisa melakukan semua hal melalui Kristus yang memberi kekuatan pada saya. Engkau berkata saya lebih dari seorang pemenang. Saya seorang pemenang, bukan korban!”
Jika Anda akan berbicara pada diri sendiri dengan cara yang benar, Anda akan merasa dikuatkan dan yakin bahwa Anda akan sampai pada kemenangan.

Hari ini, jika Anda merasa lelah dan letih, merasa seperti Anda tidak akan bertahan lagi, bahwa itu terlalu sulit, sadarilah bahwa berbicara tentang perasaan Anda itu hanya akan menyeret Anda ke bawah.
Alih-alih berbicara tentang bagaimana keadaan sekarang, mulai berbicara tentang bagaimana keadaan dapat berubah sesuai dengan janji Tuhan.
Ketika Anda tergoda untuk berkecil hati, mulai ucapkan kata-kata iman dan kemenangan dari mulut Anda.
Nyatakan, “Saya dilperlengkapi. Saya dimampukan. Saya kuat. Saya bisa.”
Deklarasikan kemenangan dan berkat atas hidup Anda dan peganglah “tanah perjanjian” yang telah Dia siapkan untuk Anda!
__________________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 123-125; 1 Korintus 10:1-18
__________________________________________

Di saat Anda merasa lemah dan lelah dalam perjuangan, kuatkan iman Anda dengan mengucapkan Firman Tuhan dan selalu ingat akan janji-janji Tuhan.

(Diterjemahkan dari Hope for Today by Joel Osteen)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s