my life… simple is complicated

Rokok, Salah Siapa?
Salah pentani tembakau dan petani cengkih yang hanya ingin memenuhi kebutuhan hidup, menyekolahkan anak-anak agar tidak susah lagi seperti mereka?

Salah perusahaan rokok, yang mengubah tembakau dan cengkih menjadi batangan siap hisap dalam kemasan? Perusahaan yang sama yang entah dengan modus apapun telah mengupah buruh, pegawai rendah sampai berkedudukan tinggi, dan orang-orang kesehatan untuk bekerja diberbagai lini perusahaan, memberdayakan seniman desain grafis, para pekerja sinema dan iklan, ahli hukum, bahkan pakar komunikasi masa dan banyak lagi, dan telah menciptakan trilyuner dan tidak sedikit dari dmereka adalah filantropis yang suka berderma apapun motivasinya..

Mungkin salah distributor yang tidak punya integritas dan tidak paham bahwa mereka sedang mendistribusikan alat pembunuh yang tidak berpura-pura, pembunuh yang berterus terang, bahkan narkoba saja yang terbukti sangat berbahaya masih malu-malu mengakui dan menaruh tulisan dalam produknya kata “membunuhmu!”, di kemasan rokok itu terpampang dengan visualisasi yang cukup mengerikan. Tapi perusahaan distribusipun harus berjuang untuk membuat karyawan dan afiliasinya hidup sejahtra dan merdeka secara finansial..

Atau salah pedagang eceran di warung, kios, atau kakilima dan asongan yang mencoba mencari kelebihan agar tetap menekan harga makanan, jajanan, atau sekedar kacang, kwaci dan permen menjadi terjangkau..

Atau salah pembeli yang sudah tau membunuh tetap mengkonsumsi?
Salah paru-paru yang tak cukup kuat menanggung beban?
Atau salah Tuhan yang menciptakan tubuh yang terlalu lemah menghadapi racun asap rokok?
Atau salah Tuhan memberi kehendak bebas kepada manusia untuk memilih?
Salah Founding Father masalah Hak asasi manusia yang secara tak sengaja juga melindungi perokok dan merugikan non-perokok?
Salah Komunitas Kesehatan yang tidak cukup memberi edukasi, melakukan advokasi dan publikasi penelitian tentang bahaya rokok, bahkan tidak jarang ditemukan perokok dikalangan ini?
Salah Politikus yang kerjanya melakukan regulasi? Salah mereka yang tetap merokok sampai hayat berakhir di usia lanjut?

Pendekatan Berorientasi Kerugian fisik, finansial, serta Kepercayaan dan kehancuran generasi telah diangkat dalam beberapa dasawarsa terakhir, dan apakah itu menurunkan angka perokok?

Saya masih bertanya.. Salah siapa?

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s